Pastikan Subsidi Tepat Sasaran, Pemkot Gunungsitoli Optimalkan Pengawasan Rantai Distribusi LPG 3 Kg

Gunungsitoli – Atensinews.co.

Pemerintah Kota Gunungsitoli memperketat koordinasi serta pengawasan terhadap pendistribusian Liquefied Petroleum Gas (LPG) tabung 3 kilogram (Kg). Langkah strategis ini ditempuh guna memastikan penyaluran gas bersubsidi tersebut berjalan sesuai ketentuan dan benar-benar tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.

Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Pendistribusian LPG Tabung 3 Kg Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Center Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Rabu (26/8/2026).

Rapat penting ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE., bersama Sales Area Manager (SAM) Retail Sibolga Pertamina Patra Niaga, Deny Nugrahanto.

Sinergi Lintas Sektor Kawal Rantai Distribusi

Rapat koordinasi lintas instansi ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat penting di lingkup Pemkot Gunungsitoli, di antaranya Drs. Arham Dusky Hia, M.Si. selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agus Bertatinus Laia, S.STP., MAP. selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Perwakilan Polres Nias, Ananda Syahputra Ritonga, S.E, Pimpinan perangkat daerah terkait serta para camat se-Kota Gunungsitoli, perwakilan tiga agen resmi LPG 3 Kg di wilayah Kota Gunungsitoli, yakni PT Tiaryasa Abadi Perkasa Gemilang, PT Nias Kerosindo Jaya, dan PT Nias Anugrah Berkah.

Dalam forum tersebut, pembahasan difokuskan pada penguatan pengawasan rantai distribusi dari tingkat agen dan pangkalan hingga sampai ke tangan masyarakat. Pemkot Gunungsitoli bersama Pertamina mengevaluasi berbagai langkah taktis guna menjaga kelancaran pasokan serta kepatuhan terhadap HET (Harga Eceran Tertinggi) dan peruntukan subsidi.

Pengawasan Terpadu dan Peran Dinas Perhubungan di Perbatasan

Sekretaris Daerah menegaskan bahwa pengawasan yang efektif tidak bisa berjalan jika hanya dibebankan kepada satu instansi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi solid dari seluruh pemangku kepentingan.

Sebagai langkah konkret memperkuat pengawasan di lapangan, Dinas Perhubungan Kota Gunungsitoli juga diarahkan untuk mengoptimalkan pemantauan di wilayah perbatasan guna mengawasi pergerakan jalur distribusi LPG 3 Kg. Sementara itu, perangkat daerah lainnya terus digerakkan untuk melakukan pembinaan rutin sesuai kewenangan masing-masing.

"Kita membutuhkan langkah-langkah konkret dan kolaborasi. Pengawasan tidak bisa hanya dilakukan oleh satu instansi, tetapi harus melibatkan pemerintah daerah, Polres Nias, kecamatan, desa, agen, pangkalan, Pertamina, pelaku usaha, hingga masyarakat," tegas Sekda Andhika Perdana Laoly.
 
Melalui sinergi yang terbangun antara Pemko Gunungsitoli, Polres Nias, Pertamina, dan para agen resmi ini, diharapkan tata kelola distribusi LPG bersubsidi ke depan semakin tertib, transparan, dan berkeadilan demi mendukung terwujudnya Gunungsitoli Hebat.

(Tim)

0 Komentar