Sambangi Warga Korban Kebakaran Desa Mudik, Wali Kota Gunungsitoli Pastikan Pemulihan dan Pendataan Lanjutan

Gunungsitoli – Atensinews.co.

Suasana haru menyelimuti Dusun II Desa Mudik, Kecamatan Gunungsitoli, usai musibah kebakaran menghanguskan permukiman warga pada Rabu (29/7/2026). 

Di tengah duka warga yang kehilangan tempat tinggal, Wali Kota Gunungsitoli, Sowa'a Laoli, S.E., M.Si., hadir langsung di lokasi untuk meninjau penanganan darurat serta menyerahkan bantuan awal.

Turut mendampingi Wali Kota dalam peninjauan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Arham Dusky Hia, M.Si., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Agus Bertatinus Laia, S.STP., M.AP., Kalaksa BPBD Adiman Perwira Harefa, S.Th., M.Si., serta Camat Gunungsitoli Berkat Sepakat Hulu, S.T., M.SP.

Kronologi Pemadaman dan Dampak Musibah

Berdasarkan laporan UPTD Pemadam Kebakaran dan BPBD Kota Gunungsitoli, api diduga berasal dari lantai dua rumah milik Samawiyah Gea sekitar pukul 12.45 WIB. Petugas pemadam kebakaran bertindak cepat tiba di lokasi lima menit setelah laporan diterima dengan mengerahkan:
 
* 3 unit mobil pemadam kebakaran.
* 1 unit mobil tangki pemadam & 1 unit mobil tangki BPBD.
* 30 personel gabungan.


Api berhasil dipadamkan dan dikendalikan sepenuhnya pada pukul 14.52 WIB. Musibah ini menghanguskan 2 unit rumah serta merusak 2 unit rumah lainnya, dengan total dampak dialami 12 Kepala Keluarga (5 pemilik rumah dan 7 KK penghuni kontrakan). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Serahkan Bantuan Darurat dan Imbau Kewaspadaan

Di lokasi kejadian, Wali Kota Gunungsitoli berdialog langsung dengan para warga terdampak untuk mendengarkan kebutuhan mendesak sekaligus menyerahkan bantuan darurat tahap awal.

"Pemerintah Kota Gunungsitoli memastikan penanganan pascakebakaran terus dilakukan secara terkoordinasi lintas perangkat daerah, mulai dari pendataan, penyaluran bantuan lanjutan, hingga penanganan pemulihan warga," ujar Wali Kota.
 
Pemko Gunungsitoli juga mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di kawasan permukiman, khususnya dalam memeriksa keamanan instalasi listrik dan penggunaan sumber api secara bijak.

(Tim)

0 Komentar