Lampung Timur – Atensinews.co.
Kelangkaan pupuk bersubsidi di wilayah Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur kian meresahkan. Sayangnya, di tengah jeritan para petani yang membutuhkan kepastian, Kepala UPTD Pertanian (Korlu) setempat, Feri, justru terkesan menghindar dan enggan memberikan keterangan resmi kepada awak media.
Upaya konfirmasi telah dilakukan oleh awak media melalui sambungan telepon maupun pesan singkat WhatsApp pada Kamis (16/7/2026). Namun, hingga berita ini diturunkan, Kepala UPTD tidak merespons sama sekali dan terkesan mengabaikan komunikasi dari jurnalis.
*Kantor UPTD Kosong Melompong saat Jam Kerja*
Tak berhenti di situ, awak media kemudian mendatangi langsung Kantor UPTD Dinas Pertanian Waway Karya pada pukul 13.15 WIB untuk menemui pejabat terkait secara tatap muka. Ironisnya, kantor instansi publik tersebut tampak tertutup rapat dan kosong melompong. Tidak ditemukan satu pun petugas maupun pejabat yang berada di lokasi saat jam kerja masih berlangsung.
*Dua Bulan Tanpa Solusi, Tanaman Terancam Gagal*
Kelangkaan pupuk subsidi ini dilaporkan telah berlangsung selama hampir dua bulan. Kondisi ini membuat para petani di sejumlah desa di Kecamatan Waway Karya menjerit pasrah.
Saat ini, tanaman padi dan jagung milik warga telah memasuki masa pemupukan kedua. Ketiadaan pasokan pupuk dikhawatirkan akan merusak kualitas hasil panen hingga memicu ancaman gagal panen total.
Hingga saat ini, belum ada kejelasan maupun langkah konkret dari pihak instansi terkait mengenai penyebab tersumbatnya distribusi pupuk serta solusi nyata untuk menyelamatkan lahan pertanian warga.
(Tim)


0 Komentar