Gunungsitoli — Atensinews.co.
Langkah progresif diambil Pemerintah Kota Gunungsitoli demi melindungi generasi muda dari badai kejahatan di dunia maya. Melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP5A) yang berkolaborasi dengan Yayasan PKPA Cabang Nias, Pemko resmi mengetuk palu penobatan Duta Cyber Safety Kota Gunungsitoli Tahun 2026. Prosesi seleksi akhir ini berlangsung sengit di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota Gunungsitoli pada Jumat (03/07/2026).
Ajang pencarian agen perubahan digital ini diikuti oleh 30 finalis terbaik. Mereka merupakan peserta pilihan yang berhasil menyisihkan 76 kompetitor lainnya lewat seleksi ketat penilaian karya poster. Lewat program ini, para remaja dipersiapkan untuk menjadi *peer educator* atau mentor sebaya yang tangguh dalam membentengi lingkungan mereka dari ancaman *cyber crime*.
Kepala Dinas P5A Kota Gunungsitoli, Wilser Juliadi Napitupulu, S.Si., Apt., M.P.H., dalam pidatonya mengingatkan bahwa teknologi adalah pisau bermata dua bagi anak dan remaja. Di satu sisi memberikan kemudahan, namun di sisi lain mengintai bahaya nyata seperti *cyber bullying*, penipuan *online*, eksploitasi anak, hingga kecanduan media sosial. Oleh karena itu, kehadiran Duta Cyber Safety dinilai sangat krusial sebagai pionir yang menularkan kebiasaan berinternet secara sehat, beretika, dan aman kepada generasi muda lainnya.
Hasil Penilaian Juri & Daftar Pemenang
Proses penjurian dilakukan secara objektif dengan melibatkan panel ahli dari DP5A Gunungsitoli, Yayasan PKPA Cabang Nias, dan RRI Kota Gunungsitoli. Aspek yang dinilai meliputi penguasaan wawasan keamanan digital, bobot gagasan, kecakapan berkomunikasi, hingga komitmen personal.
Berikut adalah para pemenang yang sukses menyandang gelar Duta Cyber Safety Gunungsitoli 2026:
1. Juara I : Kayleen Kezia Telaumbanua , kategori Pelopor utama literasi digital di sekolah-sekolah.
2. Juara II : Sabda Karunia Zai, kategori Edukator siber bagi kelompok remaja
3. Juara III : Kezya Alethea Zebua, kategori Penggerak kampanye internet sehat.
4. Juara Favorit : Yanuar Blessing Telaumbanua, kategori Inspirator kreatif ruang digital ramah anak |
* Misi Utama
Keempat pemenang ini memikul tanggung jawab besar untuk turun langsung ke sekolah-sekolah guna mengedukasi rekan sejawatnya mengenai pentingnya *cyber safety* dan cara menangkal kejahatan siber sejak dini.
Melalui inisiatif ini, Pemko Gunungsitoli mempertegas komitmennya dalam membangun ekosistem digital yang inklusif, aman, dan ramah anak. Kehadiran para duta muda ini diharapkan mampu memicu gelombang positif, melahirkan generasi cerdas digital yang tidak hanya cakap teknologi tetapi juga bijak dalam memanfaatkannya.
(Tim)


0 Komentar