Dunia birokrasi Kota Payakumbuh sedang diguncang konflik tak biasa. Salah satu Kepala Dinas melaporkan dugaan keborokan dan penyimpangan yang terjadi di dinas rekannya langsung kepada Walikota. Namun yang menjadi sorotan publik: sang pelapor dinilai seakan buta terhadap persoalan yang juga mekar di lingkungan kerjanya sendiri.
Laporan berisi sejumlah temuan ketidakberesan itu diserahkan guna meminta penindakan. Namun masyarakat bertanya-tanya: apakah dinas yang melapor benar-benar bersih tanpa noda? Banyak yang berpendapat sebaliknya, namun seakan luput dari sorotan sang pelapor.
Walikota segera menugaskan Tim Inspektorat sebagai utusan resmi yang bertindak selaku wasit. Tugasnya memeriksa kasus ini secara adil, objektif, dan tanpa pandang bulu. Pemeriksaan kini sedang berlangsung beberapa hari terakhir. Seluruh pihak menanti: apakah kebenaran akan benar-benar diungkap apa adanya?
Namun kabar terbaru datang dari pihak yang dilaporkan. Ia tidak tinggal diam. Dikabarkan sedang menyiapkan pengaduan balasan yang disebut-sebut sebagai "jurus pamungkas". Bisa jadi apa yang semula tampak satu arah akan berbalik sepenuhnya. Warga diminta jangan lepas pantauan.
SERUAN OMBAK MASYARAKAT: JIKA KEDUANYA SALAH, HUKUM KEDUANYA!
Tokoh masyarakat Kota Payakumbuh, Om Sai, menyampaikan pesan tegas kepada pimpinan daerah.
"Walikota jangan berat sebelah. Jangan ada dusta di antara kita. Jangan ada yang dinyatakan kalah sebelum semua fakta terungkap. Jangan berpihak kepada salah satu kelompok saja."
Om Sai menegaskan, jika nanti terungkap kedua belah pihak sama-sama memiliki temuan dan kesalahan, maka keadilan harus berlaku untuk keduanya.
"Jika terjadi satu lawan satu, biarkan kenyataan yang dinilai wasit. Jika terbukti sama-sama bersalah, maka sanksi harus jatuh kepada dua pihak itu. Jangan hanya satu yang dihukum," tegas Om Sai.
Konflik ini kini dikaitkan dengan dua kekuatan yang selama ini diperbincangkan di kalangan birokrasi, yaitu Tim Malora dan Tim Mamise. Kini keduanya seakan berhadapan di atas meja pemeriksaan, sementara Inspektorat berdiri di tengah memegang bendera keadilan.
Warga Kota Payakumbuh diminta terus memantau perkembangannya. Karena kisah ini baru saja memasuki babak penentuan. Siapa yang benar-benar bersih, dan siapa yang sebenarnya menyembunyikan sesuatu? Jawabannya tinggal menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat.
( Aweng )


0 Komentar