GUNUNGSITOLI,
ATENSINEWS.co – Komandan Kodim (Dandim) 0213/Nias,
Letkol Inf Indra Rukmana, S.H., melaksanakan monitoring pembangunan jembatan
beton di Dusun III, Desa Tumori, Kecamatan Gunungsitoli Barat, Kota
Gunungsitoli, Kamis (30/07/2026).
Pembangunan jembatan
beton dengan panjang 8 meter dan lebar 4 meter tersebut merupakan salah satu
sasaran fisik Program Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat Tahun 2026 yang merupakan
program Pemerintah Pusat melalui TNI Angkatan Darat di wilayah Kepulauan Nias.
Keberadaan jembatan
ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas masyarakat sekaligus memberikan
kemudahan akses bagi warga, khususnya para pelajar dan tenaga pendidik yang
setiap hari melintasi jalur tersebut.
Salah seorang guru SD
Negeri Tumori, Herbet Gunawan Zebua, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih
kepada Pemerintah Pusat dan TNI AD atas pembangunan jembatan yang telah lama
dinantikan masyarakat.
Menurutnya, sebelum
dibangun jembatan beton, warga hanya menggunakan jembatan darurat berbahan kayu
yang kondisinya sudah lapuk dan membahayakan. Selain itu, ketika hujan deras
dan debit air meningkat, aktivitas masyarakat maupun anak-anak sekolah sering
terganggu.
"Awalnya
jembatan ini hanya berupa jembatan darurat dari kayu yang sudah lapuk. Dengan
rampungnya jembatan beton ini, kami sangat berterima kasih. Kini akses warga
dan anak-anak sekolah menjadi lebih lancar serta tidak lagi terkendala banjir
maupun kondisi jembatan yang tidak layak," ujarnya.
Sementara itu, Dandim
0213/Nias Letkol Inf Indra Rukmana, S.H., menyampaikan bahwa pembangunan
jembatan tersebut merupakan wujud nyata pelaksanaan instruksi Presiden Republik
Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, melalui program Karya Bakti TNI AD Untuk
Rakyat.
Menurut Dandim,
pembangunan infrastruktur ini merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Pusat
dan TNI AD dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan
sarana transportasi yang aman, layak, dan berkelanjutan.
"Kami berharap
dengan selesainya pembangunan jembatan ini, mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar,
aktivitas ekonomi semakin meningkat, serta pelayanan pendidikan dan pelayanan
kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal. Kami juga mengajak seluruh
masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan ini agar dapat
dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang hingga generasi mendatang,"
ujar Dandim.
Monitoring yang
dilakukan Dandim 0213/Nias tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk
memastikan setiap sasaran fisik Program Karya Bakti Tahun 2026 terlaksana
dengan baik, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di
wilayah Kepulauan Nias.
(Nota Ziliwu)


0 Komentar