![]() |
| Dandim 0213/Nias Letkol Inf Sampe T. Butar Butar, S.I.P., memimpin Upacara Api Unggun KKRI Tahun 2026 di Lapangan Bola Voli Makodim 0213/Nias, Sabtu (20/6/2026) malam. |
GUNUNGSITOLI,
ATENSINEWS.co – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Bola Voli Markas
Kodim 0213/Nias saat pelaksanaan Upacara Api Unggun dalam rangka kegiatan Korps
Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun 2026, Sabtu (20/6/2026) malam. Upacara
yang dimulai pukul 23.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim
(Dandim) 0213/Nias, Letkol Inf Sampe T. Butar Butar, S.I.P., selaku Inspektur
Upacara.
Kegiatan api unggun menjadi
salah satu rangkaian penting dalam program pembinaan generasi muda yang
dilaksanakan Kodim 0213/Nias. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk menanamkan
nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, kepemimpinan, serta pembentukan karakter
kepada para peserta.
Dalam amanatnya, Dandim
0213/Nias menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai aset bangsa yang
harus dipersiapkan sejak dini melalui pendidikan, kedisiplinan, dan akhlak yang
baik.
Ia mengajak seluruh peserta
untuk senantiasa menghormati dan berbakti kepada orang tua, menjadikan belajar
sebagai budaya hidup, serta menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merusak
masa depan, seperti penyalahgunaan narkotika, minuman keras, dan pergaulan yang
tidak sehat.
Selain itu, Dandim juga
mengingatkan para peserta agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas dan
menghindari kebiasaan berkendara secara ugal-ugalan yang berpotensi
membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Di tengah perkembangan
teknologi informasi yang semakin pesat, Letkol Inf Sampe T. Butar Butar turut
menekankan pentingnya literasi digital bagi kalangan pelajar. Ia mengimbau
peserta agar bijak dalam menggunakan media sosial dengan menerapkan prinsip
“Saring Sebelum Sharing” untuk mencegah penyebaran informasi yang belum
terverifikasi.
“Perjalanan hidup adik-adik
masih sangat panjang. Raihlah masa depan yang cerah dengan belajar
sungguh-sungguh, berbakti kepada orang tua, rajin beribadah, serta menjadi
pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Mulailah dari hal-hal kecil
yang dapat membawa perubahan positif,” ujarnya.
Upacara api unggun
berlangsung tertib dan penuh semangat. Cahaya api yang menyala di tengah malam
menjadi simbol semangat juang, persatuan, dan tekad generasi muda untuk terus
mengembangkan potensi diri serta mengisi masa depan bangsa dengan karya dan
prestasi.
Kegiatan berakhir dalam suasana penuh kebersamaan
dan antusiasme. Para peserta tampak mengikuti seluruh rangkaian acara dengan
disiplin, sekaligus membawa pulang pesan-pesan moral yang diharapkan dapat
menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari.
(Nota Ziliwu)


0 Komentar