Satgas Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat Rampungkan Jembatan Modular di Nias Selatan, Permudah Akses Warga Antar Desa

 

Sejumlah siswa bersama puluhan personel Satgas Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat berfoto di atas Jembatan Modular Sungai Sefa, Desa Hilihoru, Kecamatan Amandraya, Kabupaten Nias Selatan, Senin (22/6/2026).

NIAS SELATAN, ATENSINEWS.co – Satuan Tugas (Satgas) Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun 2026 berhasil merampungkan pembangunan jembatan modular sepanjang 15 meter di Sungai Sefa, Desa Hilihoru, Kecamatan Amandraya, Kabupaten Nias Selatan, Senin (22/6/2026).

Pembangunan jembatan tersebut menjadi solusi atas kebutuhan akses transportasi masyarakat yang selama bertahun-tahun terkendala, terutama saat musim hujan. Kehadiran jembatan baru ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, aktivitas pendidikan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Kepala Desa Hilihoru, Nasokhili Giawa, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan yang dinilai sangat vital bagi masyarakat.

“Jembatan ini merupakan harapan masyarakat yang telah lama dinantikan. Selama ini warga sering mengalami kesulitan melintas, terutama saat curah hujan tinggi yang menyebabkan debit air sungai meningkat. Kini akses masyarakat menjadi lebih aman dan lancar,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta jajaran TNI AD yang telah merealisasikan pembangunan infrastruktur tersebut melalui program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat.

“Atas nama masyarakat Desa Hilihoru, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan seluruh jajaran TNI AD yang telah menghadirkan jembatan ini. Kehadirannya sangat membantu masyarakat, mulai dari pelajar, petani, hingga pelaku usaha yang setiap hari melintasi jalur ini,” katanya.

Meski demikian, Nasokhili berharap pemerintah pusat bersama TNI AD dapat mempertimbangkan program lanjutan berupa normalisasi Sungai Sefa. Menurutnya, peningkatan debit air saat hujan deras masih berpotensi menyebabkan genangan yang menghambat aktivitas masyarakat dan berdampak pada lahan pertanian warga.

“Kami berharap sungai ini dapat dinormalisasi agar risiko banjir yang sering meluap ke badan jalan dan area pertanian dapat diminimalkan. Dengan jembatan yang telah dibangun dan didukung penataan sungai, manfaatnya akan semakin besar bagi masyarakat,” ungkapnya.

Program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat merupakan bagian dari upaya mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah-wilayah yang membutuhkan dukungan akses transportasi. Kehadiran jembatan modular di Desa Hilihoru menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Nias Selatan.

Dengan rampungnya pembangunan tersebut, masyarakat kini memiliki akses yang lebih aman, cepat, dan layak, sehingga diharapkan mampu mendorong kelancaran aktivitas pendidikan, pelayanan sosial, serta pergerakan ekonomi desa secara berkelanjutan.

(Nota Ziliwu)

0 Komentar