NIAS SELATAN,
ATENSINEWS.co – Program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)
melalui Satgas Karya Bakti TNI AD Tahun 2026 di wilayah Kabupaten Nias Selatan
terus menunjukkan perkembangan positif. Pada Rabu (3/6/2026), personel TNI
bersama warga melanjutkan pengerjaan rumah milik seorang warga di Desa Hiliabolata,
Kecamatan Lahusa.
Pantauan di lokasi,
pembangunan rumah milik Ibu Faomasi Buulolo kini telah mencapai progres sekitar
35 persen. Fokus pekerjaan hari ini meliputi plasteran dinding yang dikerjakan
secara gotong royong oleh personel TNI bersama masyarakat setempat.
Di bawah koordinasi Koramil
04/Lahusa, sejumlah personel gabungan diterjunkan untuk mempercepat proses
pembangunan. Sedikitnya dua personel dari Yon Zipur, enam personel dari Yon TP,
satu personel Koramil, serta satu warga turut terlibat langsung dalam
pengerjaan rumah tersebut.
Sejak pagi hari, aktivitas
pembangunan berlangsung dengan memanfaatkan berbagai material bangunan seperti
batu, pasir, semen, dan batu bata. Para personel tampak bekerja menggunakan
perlengkapan sederhana, mulai dari martil, linggis, gergaji, meteran, sekop,
cangkul, cetok semen hingga angkong untuk mempercepat pengerjaan.
Program RTLH ini menjadi
bagian dari upaya TNI membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan hunian yang
lebih layak dan aman untuk ditempati. Selain meningkatkan kualitas tempat
tinggal warga, kegiatan tersebut juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan
rakyat melalui budaya gotong royong.
Saat ini, ukuran rumah yang
sebelumnya berdimensi 6 x 9 meter disesuaikan menjadi 6 x 6 meter dalam proses
pembangunan. Kendati demikian, pengerjaan berjalan sesuai tahapan yang telah
direncanakan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi
terpantau aman dan kondusif tanpa adanya kendala menonjol. Pihak pelaksana
optimistis pembangunan akan terus berlanjut hingga rumah tersebut dapat segera
dihuni secara layak oleh pemiliknya.
(Nota Ziliwu)


0 Komentar