Pembangunan Jembatan Aramco di Gunungsitoli Alooa Capai 80 Persen, TNI Percepat Akses Warga

 

Personel TNI melaksanakan pekerjaan pemelasteran batu sayap atas dalam pembangunan Jembatan Aramco di Sungai Bozolimo, Senin (1/6/2026). Hingga saat ini progres pembangunan jembatan sepanjang tujuh meter tersebut telah mencapai 80 persen

GUNUNGSITOLI, ATENSINEWS.co – Pembangunan Jembatan Aramco yang menghubungkan akses masyarakat di wilayah Sungai Bozolimo, Desa Nazalou Lolowua, Kecamatan Gunungsitoli Alo’oa, Kota Gunungsitoli, terus menunjukkan progres signifikan. Hingga Senin (1/6/2026), pembangunan jembatan tersebut telah mencapai 80 persen.

Pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan di wilayah Koramil 01/Gunungsitoli itu menjadi bagian dari upaya TNI dalam mendukung konektivitas antarwilayah sekaligus memperkuat akses mobilitas masyarakat di kawasan pedesaan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, personel TNI yang bertugas mengawali aktivitas dengan apel pagi sebelum melanjutkan pekerjaan fisik berupa pemelasteran batu sayap atas jembatan. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk memperkuat struktur penyangga jembatan yang dibangun di atas Sungai Bozolimo.

Jembatan Aramco yang dibangun memiliki panjang sekitar tujuh meter dan diharapkan mampu mempermudah akses transportasi warga, terutama dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, serta mobilitas harian masyarakat Desa Nazalou Lolowua dan sekitarnya.

Pengerjaan jembatan melibatkan sedikitnya 25 personel TNI, terdiri dari 21 personel YTP, dua personel Yonzipur, serta dua personel Kodim.

Meski dikerjakan secara bertahap, pelaksanaan pembangunan berlangsung lancar dengan situasi yang aman dan terkendali. Cuaca cerah sepanjang hari juga turut mendukung percepatan pengerjaan di lapangan.

Keberadaan Jembatan Aramco nantinya diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan akses masyarakat yang selama ini terbatas, terutama saat musim penghujan ketika debit air sungai meningkat. Selain memperkuat infrastruktur desa, pembangunan ini juga mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

(Nota Ziliwu)

0 Komentar