GUNUNGSITOLI,
ATENSINEWS.co – Kodim 0213/Nias menggelar kegiatan Pembinaan Korps
Kadet Republik Indonesia (KKRI) yang diikuti 250 siswa SMA dan SMK dari
berbagai sekolah di Kota Gunungsitoli. Kegiatan yang merupakan bagian dari
program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun 2026 tersebut berlangsung di
Lapangan Upacara Makodim 0213/Nias, Sabtu (20/6/2026).
Pembinaan KKRI digelar
sebagai upaya memperkuat karakter generasi muda melalui penanaman nilai-nilai
bela negara, disiplin, kepemimpinan, nasionalisme, serta semangat pengabdian
kepada bangsa dan negara.
Upacara pembukaan dimulai
pukul 09.00 WIB dengan Kasdim 0213/Nias Mayor Inf. Elifati Zebua bertindak
sebagai Inspektur Upacara, sementara Kapten Inf. Eka Lindung Waruwu dipercaya
sebagai Komandan Upacara.
Rangkaian upacara diawali
dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan penyematan tanda
peserta oleh Inspektur Upacara sebagai simbol dimulainya pembinaan. Pada
kesempatan tersebut, Mayor Inf. Elifati Zebua membacakan amanat Komandan Kodim
0213/Nias Letkol Inf. Sampe T. Butarbutar, S.I.P.
Dalam amanatnya, Dandim
menegaskan bahwa pembinaan KKRI merupakan salah satu sarana strategis untuk
membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, berintegritas,
serta memiliki kesadaran bela negara yang tinggi.
“Melalui kegiatan ini
diharapkan lahir generasi muda yang memiliki semangat patriotisme, jiwa
kepemimpinan, rasa cinta tanah air, serta komitmen kuat dalam menjaga keutuhan
Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Dandim dalam amanat yang dibacakan
Kasdim.
Menurut dia, pembinaan
karakter menjadi kebutuhan penting di tengah berbagai tantangan sosial yang
dihadapi generasi muda saat ini. Karena itu, kegiatan KKRI diharapkan mampu
menjadi wadah pembentukan sikap, mental, dan wawasan kebangsaan yang kuat.
Ia juga mengingatkan para
peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab
dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah pengetahuan, keterampilan,
serta pengalaman yang bermanfaat.
“Nilai-nilai disiplin,
tanggung jawab, kerja sama, dan kepemimpinan yang diperoleh selama pelatihan
hendaknya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan
sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” ujarnya.
Pada akhir upacara, Inspektur
Upacara secara resmi membuka kegiatan Pembinaan KKRI Tahun 2026 dan menyerahkan
para peserta kepada tim pelatih untuk mengikuti seluruh materi pembinaan.
Apresiasi juga disampaikan kepada para instruktur dan pelatih yang akan
mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung.
Upacara ditutup dengan
penghormatan kepada Inspektur Upacara, menyanyikan Mars Bela Negara, serta doa
bersama sebagai penanda dimulainya seluruh rangkaian pembinaan.
Komandan Kodim 0213/Nias
Letkol Inf. Sampe T. Butarbutar berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan
generasi muda yang tangguh, berjiwa nasionalis, memiliki semangat setia kawan,
serta mampu menjadi agen perubahan positif di lingkungan masing-masing.
“Generasi muda adalah aset bangsa. Melalui
pembinaan KKRI, kami ingin membentuk pemuda yang tidak hanya unggul secara
akademis, tetapi juga memiliki mental kuat, karakter kepemimpinan, serta
semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” katanya.
(Nota Ziliwu)


0 Komentar