NIAS BARAT,
ATENSINEWS.co – Senyum bahagia tampak merekah di wajah anak-anak
sekolah di Desa Siduahili, Kecamatan Moro’o, Kabupaten Nias Barat. Jembatan
Aramco yang selama ini menjadi harapan warga akhirnya rampung dibangun dan
berdiri lebih kuat, kokoh, serta memberi rasa aman bagi masyarakat, terutama
para pelajar yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk menuju sekolah.
Di atas aliran Sungai Famolo
yang dahulu kerap menghadirkan kecemasan saat musim hujan tiba, kini berdiri
jembatan baru yang seolah menjadi “urat nadi harapan” bagi masyarakat desa.
Program pembangunan melalui Karya Bakti TNI yang dilaksanakan Koramil
08/Mandrehe itu diselesaikan 100 persen pada Senin (8/6/2026), ditandai dengan
penyelesaian tahap akhir pekerjaan plesteran.
Bagi anak-anak sekolah,
jembatan ini bukan sekadar bangunan penghubung. Ia hadir seperti pintu baru
menuju mimpi-mimpi yang lebih besar.
“Sekarang kami senang sekali.
Jembatannya sudah bagus dan kuat. Kami tidak takut lagi lewat kalau mau ke
sekolah,” ujar sejumlah siswa dengan wajah penuh semangat saat menyaksikan
hasil pembangunan yang telah selesai.
Gelak tawa anak-anak yang
berlarian di sekitar jembatan menjadi pemandangan yang menggambarkan
kebahagiaan sederhana namun bermakna besar. Jika sebelumnya sebagian siswa
harus berhati-hati bahkan merasa cemas saat melintas, kini rasa takut itu
seolah hanyut bersama derasnya Sungai Famolo.
Salah seorang Guru, Veronika Gsantiria Daeli,
SGA, mengatakan kebahagiaan anak-anak menjadi gambaran nyata
manfaat pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat.
“Anak-anak sangat bahagia dan
bangga karena sekarang mereka punya jembatan yang lebih aman dan kokoh. Sebagai
guru, kami merasa terharu melihat semangat mereka. Kami mengucapkan terima
kasih kepada Presiden RI Bapak Prabowo Subianto dan seluruh jajaran TNI AD yang
telah menghadirkan pembangunan yang sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Menurut Veronika, akses
menuju pendidikan menjadi lebih nyaman, terutama bagi para siswa yang harus
melintasi jalur tersebut setiap hari.
Sementara itu, Penjabat
Kepala Desa Siduahili, Safirudin Gulo, S.Pd, menyebut
rampungnya pembangunan Jembatan Aramco menjadi kabar sukacita bagi seluruh
masyarakat desa.
“Hari ini masyarakat
benar-benar bersuka cita. Terutama anak-anak sekolah yang kini merasa lebih
aman saat pergi belajar. Kami sangat berterima kasih kepada Presiden Republik
Indonesia Bapak Prabowo Subianto atas perhatian melalui program TNI AD.
Jembatan ini sekarang jauh lebih kuat dan kokoh, menjadi kebanggaan masyarakat
Desa Siduahili,” katanya.
Ia menilai, kehadiran
jembatan tersebut ibarat denyut baru kehidupan desa. Tidak hanya memperlancar
aktivitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian, tetapi juga menjaga asa
anak-anak untuk terus menggapai pendidikan tanpa rasa khawatir.
Bagi warga Siduahili, rampungnya Jembatan Aramco
bukan hanya tentang semen, pasir, dan besi yang tersusun rapi. Lebih dari itu,
jembatan ini menjadi lambang harapan yang kini berdiri gagah di atas Sungai
Famolo, menghubungkan bukan hanya dua sisi desa, tetapi juga mimpi-mimpi
anak-anak menuju masa depan yang lebih cerah.
(Nota Ziliwu)


0 Komentar