NIAS UTARA, ATENSINEWS.co —
Personel Satgas Pembangunan Jembatan Garuda “Karya Bakti TNI” Skala Besar Tahun
2026 jajaran Kodam I/Bukit Barisan (I/BB) melalui Korem 023/Kawal Samudera (KS)
di wilayah Kodim 0213/Nias terus melanjutkan pembangunan jembatan modular di
Sungai Sawo, Desa Botombawo, Kecamatan Sitolu Ori, Kabupaten Nias Utara, Kamis
(28/5/2026).
Pembangunan jembatan
tersebut menjadi bagian dari program Karya Bakti TNI skala besar yang diarahkan
untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya pada daerah-daerah yang
selama ini mengalami keterbatasan akses transportasi akibat kondisi geografis
dan infrastruktur yang belum memadai.
Di tengah tantangan
medan yang cukup berat, personel Satgas tampak melanjutkan proses pengerjaan
konstruksi secara bertahap dengan fokus pada penguatan struktur dasar dan
percepatan tahapan pemasangan komponen jembatan modular. Kehadiran
infrastruktur ini diharapkan mampu menjadi solusi atas hambatan mobilitas
masyarakat, terutama saat debit air sungai meningkat pada musim penghujan.
Program pembangunan
jembatan modular di Sungai Sawo dinilai memiliki arti strategis bagi masyarakat
Desa Botombawo dan wilayah sekitarnya. Selama ini, akses penyeberangan warga
kerap menghadapi risiko keselamatan serta keterbatasan mobilitas, yang
berdampak terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga
distribusi hasil pertanian masyarakat.
Komandan Kodim
(Dandim) 0213/Nias, Letkol Inf Sampe T. Butar Butar, menegaskan bahwa
pelaksanaan program Karya Bakti TNI tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI
Angkatan Darat untuk hadir membantu pemerintah daerah dalam mempercepat
pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan dan daerah terpencil.
“Pembangunan
jembatan ini diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran
infrastruktur yang layak akan mempermudah akses warga, meningkatkan
konektivitas antarwilayah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat
desa,” ujarnya.
Selain berorientasi
pada pembangunan fisik, keterlibatan Satgas Karya Bakti TNI juga memperlihatkan
penguatan semangat gotong royong antara aparat dan masyarakat setempat.
Sejumlah warga turut terlibat dalam mendukung proses pembangunan, baik melalui
kerja bakti maupun dukungan logistik sederhana di lokasi kegiatan.
Pembangunan
Jembatan Garuda melalui program Karya Bakti TNI Skala Besar Tahun 2026 menjadi
salah satu bentuk intervensi sosial TNI yang tidak berorientasi pada keuntungan
(nonprofit), melainkan sebagai pengabdian untuk memperkuat aksesibilitas dan
meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah terpencil, termasuk di
Kepulauan Nias.
Pemerintah dan masyarakat setempat berharap pembangunan jembatan modular di Sungai Sawo dapat selesai tepat waktu sehingga segera dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas sosial dan ekonomi warga di Kecamatan Sitolu Ori serta wilayah sekitarnya.
(Nota Ziliwu)


0 Komentar