Kodim 0213/Nias Percepat Pembangunan Jembatan Beton di Nias Selatan, Progres Capai 84 Persen

 

Foto : Personel Kodim 0213/Nias bersama unsur pendukung melanjutkan pembangunan jembatan beton di Sungai Gendi-Gendi, Desa Orahili Eho, Kecamatan Amandraya, Kabupaten Nias Selatan, Kamis (28/5/2026).

NIAS SELATAN, ATENSINEWS.co — Personel jajaran Kodim 0213/Nias terus mempercepat pembangunan jembatan beton di Sungai Gendi-Gendi, Desa Orahili Eho, Kecamatan Amandraya, Kabupaten Nias Selatan. Hingga Kamis (28/5/2026), progres pembangunan infrastruktur penghubung tersebut telah mencapai 84 persen.

Pembangunan jembatan yang berada di wilayah Koramil 12/Teluk Dalam itu merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0213/Nias dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah terpencil dan memperkuat konektivitas masyarakat pedesaan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, personel gabungan pada Kamis melaksanakan pekerjaan berupa perataan tanah pada bagian tepi dekat dan tepi jauh jembatan sebagai bagian dari penyempurnaan struktur akses menuju badan jembatan.

Jembatan beton yang tengah dibangun memiliki panjang 8 meter, lebar 4 meter, dan tinggi sekitar 3 meter. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat menjadi akses penghubung yang lebih aman dan permanen bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.

Komandan Kodim (Dandim) 0213/Nias, Letkol Inf Sampe T. Butar Butar, menegaskan bahwa pembangunan jembatan tidak hanya bertujuan menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian TNI dalam menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses transportasi.

“Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat dan mempermudah akses warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan pekerjaan, Kodim 0213/Nias melibatkan personel TNI secara terpadu bersama unsur teknis dan dukungan masyarakat setempat. Sebanyak 22 personel TNI lapangan diterjunkan, didukung dua personel Zeni Tempur (Zipur), dua personel Kodim, serta partisipasi masyarakat sekitar.

Sejumlah peralatan dan material konstruksi turut dimanfaatkan guna mendukung percepatan pembangunan, mulai dari alat pertukangan, mesin pemotong besi, genset, hingga perangkat pengecoran beton.

Di tengah kondisi cuaca cerah, pelaksanaan kegiatan berlangsung aman dan terkendali tanpa adanya hambatan menonjol di lapangan. Dengan capaian progres yang telah mencapai lebih dari delapan puluh persen, pembangunan jembatan beton di Sungai Gendi-Gendi ditargetkan dapat segera rampung dan dimanfaatkan masyarakat.

Kehadiran jembatan ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang terhadap kendala akses yang selama ini dihadapi warga Desa Orahili Eho dan wilayah sekitarnya, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Nias Selatan.

(Nota Ziliwu)

0 Komentar