Majalengka - Atensinews.co.
Komunitas seni Jatiwangi Art Factory (JAF) kembali menunjukkan peran aktifnya dalam membangun hubungan antara seni, masyarakat, dan institusi publik. Kali ini, JAF memberikan apresiasi khusus kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polsek Jatiwangi Polres Majalengka Polda Jabar, atas dedikasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut, Senin (27/4/2026).
Apresiasi tersebut diwujudkan dalam bentuk karya seni relief berbahan terracotta yang menjadi ciri khas JAF. Karya tersebut menampilkan sosok Hoegeng Imam Santoso, yang dihadirkan dengan sentuhan artistik khas JAF, menggabungkan nilai historis, simbolisme kepemimpinan, serta kekuatan visual dari medium tanah liat bakar.
Perwakilan JAF menyampaikan bahwa karya ini bukan sekadar bentuk penghargaan seremonial, melainkan simbol dialog antara seni dan aparat negara. Menurut mereka, peran kepolisian, khususnya di tingkat Polsek seperti Jatiwangi, sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial yang memungkinkan kegiatan budaya dan kreatif terus berkembang.
Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Jatiwangi AKP Rudy Djunardi, S.H., M.H., menyambut baik inisiatif tersebut serta mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh komunitas seni lokal.
“Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, sekaligus mendukung berkembangnya kegiatan budaya,” ujar AKP Rudy Djunardi.
Momentum ini menjadi pengingat bahwa pendekatan humanis melalui seni dan budaya mampu mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat. Jatiwangi Art Factory, melalui karya terracotta-nya, kembali menegaskan bahwa tanah liat bukan hanya sekadar bahan kerajinan, tetapi juga media ekspresi sosial yang mampu menjembatani berbagai lapisan kehidupan.
(Iding)


0 Komentar