Jakarta - Atensinews.co.
Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI) geram atas tindakan oknum Kelurahan Kalisari, Pasar Rebo Jakarta Timur yang dianggap menyepelekan aduan warga soal parkir liar malah dibalas foto editan AI.
"Tindak lanjut pengaduan warga melalui aplikasi JAKI yang dibalas dengan foto editan AI sudah mengarah ke dugaan tindak pidana pemalsuan. Kami menduga tindakan tersebut bukan kekeliruan namun kesengajaan yang dianggap melecehkan aspirasi pengaduan masyarakat. Kejadian ini telah mencoreng semangat Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang selama ini fokus membenahi kualitas tata kelola pelayanan publik. Sanksi yang diberikan Pemprov DKI terhadap Kelurahan Kalisari seharusnya tidak hanya teguran tertulis, KAMAKSI mendesak Gubernur Pramono bertindak tegas dengan mempidanakan oknum pembuat foto editan AI tersebut dan mencopot Lurah Kalisari Siti Nurhasanah yang dianggap harus bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Lurah Kalisari dinilai tidak sejalan dengan komitmen Gubernur Pramono dalam hal peningkatan pelayanan publik dan respon aduan warga secara profesional," tegas Joko Priyoski Ketua Umum DPP KAMAKSI di Jakarta.
Sebelumnya viral di media sosial (medsos) Threads akun @seinsh, menyebutkan jika aduan parkir liar di kawasan Pasar Rebo melalui JAKI, dibalas menggunakan foto hasil editan AI.
"Ngurus masalah parkir liar di jalan kelurahan itu gimana ya? Warga protes langsung ke pelaku tidak berhasil, sudah lapor ke tingkat kelurahan tidak selesai, dan coba lapor lewat JAKI malah dikasih bukti palsu hasil edit AI (terlampir). Ada prosedur lain nggak ya?" tulis @seinsh.
AR


0 Komentar