Lampung Timur – Atensinews.co.
Tim Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Lampung melaksanakan pemeriksaan logistik di Mapolres Lampung Timur, Kamis (2/4/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana dalam menunjang tugas kepolisian di wilayah hukum setempat.
Pemeriksaan meliputi berbagai perlengkapan operasional, mulai dari kendaraan dinas (randis) milik Polres hingga Polsek jajaran, senjata api, rompi, helm, serta perlengkapan pendukung lainnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan internal guna memastikan seluruh logistik dalam kondisi baik, layak pakai, dan sesuai prosedur.
Auditor Madya III Itwasda Polda Lampung, Kombes Pol Rachmat Tri Haryadi, mengatakan bahwa pemeriksaan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme serta kesiapan personel di lapangan.
"Kegiatan ini merupakan bentuk pengawasan dan pengendalian agar seluruh sarana prasarana yang dimiliki Polri, khususnya di Polres Lampung Timur, dapat terpelihara dengan baik dan siap digunakan kapan saja," ujar Rachmat.
Dia juga menekankan pentingnya tertib administrasi dan perawatan berkala terhadap seluruh inventaris, sehingga tidak hanya siap digunakan, tetapi juga aman dan sesuai standar operasional.
Sementara itu, Kapolres Lampung Timur, AKBP Heti Patmawati, menyambut baik kegiatan pemeriksaan tersebut. Dia menyebut, kegiatan ini menjadi momentum evaluasi internal bagi jajarannya.
"Kami sangat mendukung kegiatan ini sebagai bentuk evaluasi dan kontrol terhadap kesiapan logistik kami. Dengan adanya pemeriksaan ini, kami dapat memastikan seluruh peralatan dalam kondisi optimal untuk mendukung pelaksanaan tugas di lapangan," ujar Heti.
Kapolres juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapan dan profesionalitas personel, termasuk dalam hal pemeliharaan sarana dan prasarana pendukung.
"Dengan adanya pemeriksaan dari Itwasda Polda Lampung ini, diharapkan seluruh jajaran Polres Lampung Timur semakin siap dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum setempat," Katanya.
(Tim)


0 Komentar