Majalengka - Atensinews.co.
Industri tahu rumahan milik Damin mengalami penurunan produksi yang cukup drastis selama bulan Ramadhan. Jika sebelum Ramadhan mampu memproduksi hingga 5 kuintal kedelai per hari, kini produksinya menurun menjadi sekitar 2 kuintal per hari lokasi industri di jalan raya Prapatan Rajaluh Desa Leuwikujang Kecamatan. Leuwimunding Kabupaten Majalengka. Jawa Barat. (26-02-2026),"
"Penurunan tersebut terjadi karena beberapa pelanggan tetap yang biasa dipasok, seperti SPPG dan sejumlah rumah makan atou kantin, sementara waktu libur selama bulan puasa. berkurangnya permintaan membuat produksi harus dikurangi untuk menyesuaikan kondisi pasar.
Biasanya sehari bisa 5 kuintal, sekarang hanya sekitar 2 kuintal. Permintaan menurun karena beberapa pelanggan libur,” ujar Damin."
"Selain penurunan permintaan, usaha tahu tersebut juga menghadapi kendala permodalan. Kenaikan harga bahan baku kedelai serta biaya operasional menjadi tantangan tersendiri bagi keberlangsungan usaha.
Damin berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada pelaku usaha kecil, khususnya dalam bentuk bantuan modal UMKM agar usaha tetap bisa berjalan dan berkembang.
“Kami berharap ada bantuan modal dari pemerintah untuk UMKM seperti kami, supaya produksi bisa kembali normal dan usaha tetap bertahan,” tambahnya."
Meski menghadapi berbagai kendala, Damin tetap berkomitmen mempertahankan usahanya demi memenuhi kebutuhan masyarakat serta menjaga lapangan pekerjaan bagi warga sekitar."
"Penurunan produksi selama Ramadhan menjadi tantangan nyata bagi pelaku industri rumahan, namun dengan dukungan permodalan dan kebijakan yang tepat, usaha kecil diharapkan mampu kembali bangkit setelah kondisi kembali normal.
(Iding)


0 Komentar