Paniai - Atensinews.co.
Saya, Yohanes Iyowogi Nawipa, selaku Intelektual Muda Agadide dan Kepala Suku Agadide di Nabire, menyampaikan rasa bangga dan hormat yang setinggi-tingginya kepada Bupati Paniai, Bapak Yampit Nawipa, yang dengan penuh keberanian dan ketulusan mengenakan koteka dalam kegiatan Penutupan Musyawarah Pastoral Mee (Muspasme) ke-VIII di Paroki Komopa.
Penggunaan koteka oleh Bupati Paniai bukan sekadar simbol budaya, melainkan pernyataan jati diri orang Papua, penghormatan terhadap nilai-nilai adat, sejarah, dan martabat masyarakat adat Paniai. Tindakan ini menunjukkan bahwa pemimpin daerah hadir bukan hanya sebagai pejabat pemerintahan, tetapi juga sebagai anak adat yang berdiri bersama rakyatnya, sehingga memperkuat identitas budaya dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya.
Momentum ini menjadi pesan kuat bagi generasi muda Papua agar tidak malu terhadap identitas budaya sendiri, serta menjadi teladan bahwa kemajuan dan modernitas dapat berjalan seiring dengan pelestarian budaya leluhur. Kami berharap sikap ini terus menjadi inspirasi bagi para pemimpin di Tanah Papua untuk menjaga, merawat, dan mengangkat budaya asli Papua dalam setiap ruang kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Papua secara berkelanjutan.
*Yohanes Iyowogi Nawipa*
Intelektual Muda Agadide
Kepala Suku Agadide di Nabire
(Jk Agamomaida)


0 Komentar