IWO dan FWB Batam Desak Polsek Sei Beduk Tangkap Salman yang Diduga Pukul Sekjen Wartawan dan Tantang Institusi Pers


Batam – Atensinews.co.

Kepolisian Sektor (Polsek) Sei Beduk didesak segera mengambil langkah hukum tegas terhadap seorang pria bernama Salman. Ia dilaporkan melakukan dugaan tindak pemukulan terhadap Sekretaris Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Batam, Rahmat Purba, di tengah konflik sengketa lahan kavling di Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam.

Peristiwa kekerasan tersebut diduga bermula ketika korban tengah menjalankan aktivitas jurnalistik sekaligus mempertanyakan persoalan kavling yang menjadi sumber sengketa di wilayah tersebut. Alih-alih mendapatkan ruang dialog, korban justru mengalami tindakan kekerasan fisik.

Ironisnya, di tengah insiden itu, pelaku juga melontarkan ucapan arogan bernada menantang profesi pers. Berdasarkan keterangan korban pada Sabtu (5/9/2026), Salman sempat berkata, "Panggil kawan-kawanmu wartawan, tidak takut aku sama wartawan!".

Organisasi Pers Desak Penegakan Hukum Tanpa Kompromi

Tindakan arogansi dan penganiayaan ini memicu kecaman keras dari berbagai kalangan pers. Jajaran IWO Batam bersama Forum Wartawan Batam (FWB) menyatakan sikap tegas agar aparat penegak hukum segera memproses pelaku secara transparan.

Ketua IWO Batam, Oki Indra Purnama, menegaskan bahwa kekerasan terhadap jurnalis merupakan pelanggaran serius yang tidak boleh dibiarkan. Ia meminta Kapolsek Sei Beduk bergerak cepat memeriksa Salman serta mengumpulkan seluruh alat bukti dan keterangan saksi.

"Kami mengecam keras tindakan arogansi dan dugaan kekerasan terhadap wartawan. Persoalan seperti ini harus diselesaikan melalui jalur hukum, bukan dengan cara-cara intimidasi atau kekerasan. Jangan sampai perkara ini dibiarkan berlarut-larut," tegas Oki.
 
Selain fokus pada dugaan tindak pidana penganiayaan, Oki juga mendesak kepolisian untuk membongkar akar persoalan yang melatarbelakangi konflik, yakni legalitas dan tata cara penguasaan lahan kavling di Mangsang. Penegak hukum diminta menyelidiki dugaan praktik permainan administrasi atau keterlibatan pihak-pihak tertentu, termasuk jika ada oknum di lingkungan BP Batam yang memberikan fasilitas.

Senada dengan IWO, perwakilan Forum Wartawan Batam (FWB), Indra Dinan, turut mendesak agar penegakan hukum berjalan objektif dan profesional tanpa ada pihak yang kebal hukum.

"Kami meminta Polsek Sei Beduk bertindak tegas dan profesional. Periksa Salman, periksa saksi-saksi, periksa bukti yang ada. Kalau unsur pidananya terpenuhi, proses sesuai hukum," ujar Indra Dinan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terlapor Salman maupun pihak terkait di BP Batam belum memberikan keterangan atau tanggapan resmi saat dikonfirmasi mengenai dugaan pemukulan dan kisruh sengketa lahan tersebut.

(Tim)

0 Komentar