Jakarta - Atensinews.co
Korban diduga habisi dengan cara mencekiknya menggunakan sebuah bantal saat berada di dalam rumah.
Menurut laporan, pria lanjut usia itu telah terbaring di tempat tidur selama beberapa bulan terakhir setelah mengalami kelumpuhan.
Sedangkan menantu perempuan korban diidentifikasi sebagai Nikita. Ia diduga melancarkan aksinya pada siang hari ketika anggota keluarga lainnya sedang tidak berada di rumah.
Saat kejadian berlangsung, istri korban disebut sedang mengantarkan makanan ke toko milik putranya. Kesempatan itu diduga dimanfaatkan Nikita untuk mendatangi kamar ayah mertuanya.
Berdasarkan keterangan kepolisian, hubungan antara Gupta dan Nikita memang disebut kerap dipenuhi perselisihan. Keduanya beberapa kali terlibat cekcok terkait persoalan rumah tangga.
Putra korban, Saurabh, kemudian melaporkan istrinya kepada polisi. Ia menduga sang istri menjadi pelaku pembunuhan ayah kandungnya.
Ia juga menuduh Nikita sempat berusaha menghilangkan barang bukti usai kejadian.
Menurut Saurabh, istrinya menyembunyikan bantal yang digunakan untuk membunuh korban di area teras rumah.
Polisi kemudian menemukan bantal tersebut dengan bercak darah.
Tak hanya itu, Saurabh juga menuding istrinya berusaha merusak kamera CCTV yang terpasang di dalam rumah.
Saurabh mengakui bahwa ia sengaja memasang CCTV agar dapat memantau kondisi ayahnya dari tempat kerja.
Pria yang menikahi Nikita pada November 2025 itu mengaku sempat melihat pertengkaran melalui kamera CCTV yang terhubung ke ponselnya.
Menyadari ada sesuatu yang tidak beres, ia langsung menutup toko dan bergegas pulang.
Namun, ketika tiba di rumah, ayahnya disebut sudah tidak bernyawa.
Saurabh kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Di hadapan awak media, Saurabh menangis dan meminta polisi memberikan hukuman berat kepada istrinya.
Ia menyebut pembunuhan terhadap ayahnya dilakukan dengan cara yang sangat kejam.
Sementara itu, jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan postmortem guna memastikan penyebab pasti kematian.
Petugas kepolisian mengatakan pihaknya telah mendaftarkan kasus tersebut dan kini masih melakukan penyelidikan dari berbagai aspek.
Menurutnya, rekaman CCTV yang telah diperiksa sejauh ini hanya memperlihatkan tersangka keluar masuk kamar korban.
Rekaman itu belum dapat memastikan bagaimana korban meninggal dunia.
Polisi juga mengungkapkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit serius, termasuk kelumpuhan dan pernah mengalami serangan jantung.
Karena itu, penyidik masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban, akibat dugaan pembunuhan atau turut dipengaruhi kondisi kesehatannya.
(Tim)


0 Komentar