GUNUNGSITOLI,
ATENSINEWS.co – Satuan Tugas (Satgas) Karya Bakti
(Karbak) TNI AD Tahun 2026 di Kepulauan Nias memperkenalkan salah satu sasaran
fisik pembangunan berupa jembatan gantung kepada mahasiswa Universitas Nias
Rakyat (UNIRAYA). Kegiatan tersebut dilaksanakan di lokasi pembangunan Jembatan
Gantung Sungai Idanoho, Desa Satoo Hilisimaetano, Kecamatan Maniamolo,
Kabupaten Nias Selatan, Jumat (10/07/2026).
Rombongan mahasiswa
UNIRAYA berangkat bersama dari Koramil 12/Telukdalam menggunakan truk
operasional TNI AD Korem 023/KS menuju lokasi pembangunan jembatan. Kunjungan
ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai pelaksanaan
program Karya Bakti TNI AD yang secara nyata mendukung pembangunan
infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Setibanya di lokasi,
Danramil 12/Telukdalam Mayor Inf Yustinus Waruwu, S.E., memberikan penjelasan
mengenai pembangunan Jembatan Gantung Sungai Idanoho, mulai dari kondisi
geografis, bentang dan kedalaman sungai, hingga spesifikasi serta manfaat
jembatan bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses
transportasi.
Sementara itu, Dandim
0213/Nias Letkol Inf Sampe T. Butar Butar, S.I.P., menyampaikan apresiasi atas
kunjungan mahasiswa sekaligus keterlibatan mereka dalam kegiatan gotong royong
di lokasi pembangunan. Menurutnya, partisipasi generasi muda menjadi bentuk
dukungan moral terhadap program pembangunan yang dilaksanakan TNI AD.
"Kami mengucapkan
terima kasih atas kunjungan adik-adik mahasiswa dan partisipasinya dalam
kegiatan gotong royong ini. Semoga keberadaan jembatan ini nantinya dapat
dijaga dan dirawat bersama oleh masyarakat serta pemerintah daerah agar
manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," ujar Dandim.
Ia juga menyampaikan
rasa syukur atas perhatian Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan
Presiden Prabowo Subianto terhadap pembangunan infrastruktur di berbagai
daerah, termasuk di Kepulauan Nias.
"Patut kita
syukuri karena Bapak Presiden RI telah memberikan perhatian besar terhadap
pembangunan jembatan. Hingga saat ini terdapat 28 unit jembatan yang dibangun,
dan salah satunya adalah jembatan yang kita saksikan bersama hari ini. Ini
merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam meningkatkan konektivitas dan
kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.
Lebih lanjut, Dandim
mengajak para mahasiswa untuk turut berperan aktif menyampaikan informasi
mengenai kebutuhan pembangunan di wilayah masing-masing melalui Babinsa maupun
jajaran Kodim 0213/Nias. Menurutnya, berbagai usulan masyarakat akan menjadi
bahan pertimbangan untuk diajukan ke komando atas hingga pemerintah pusat
sesuai mekanisme yang berlaku.
Mewakili mahasiswa
UNIRAYA, Mirawati Laia dari Program Studi Pendidikan Biologi mengaku bangga
dapat melihat secara langsung dedikasi personel Satgas Karbak TNI AD dalam
membangun jembatan yang sangat dibutuhkan masyarakat.
"Kami sangat
mengapresiasi pelaksanaan Karya Bakti TNI AD ini. Kami juga mengucapkan terima
kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia beserta jajaran TNI yang telah
menghadirkan pembangunan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap
program seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak daerah yang
merasakan manfaatnya," ujarnya.
Melalui kegiatan
tersebut, diharapkan mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai
peran TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan nasional sekaligus
menumbuhkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan rasa cinta terhadap
pembangunan daerah.


0 Komentar