Palembang – Atensinews.co.

Suasana haru menyelimuti kegiatan simbolis pembongkaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Rusdiana di Kelurahan Sukabangun, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang. Momen tersebut menjadi awal lahirnya harapan baru bagi sebuah keluarga yang selama ini hidup dalam keterbatasan.

Selama bertahun-tahun, Ibu Rusdiana bersama keluarganya bertahan di rumah yang kondisinya jauh dari kata layak. Atap yang rapuh, dinding yang mulai lapuk, serta berbagai keterbatasan lainnya menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Meski demikian, mereka tetap menjalani hari-hari dengan penuh kesabaran dan keteguhan.

Kini, melalui Program Palembang Peduli yang dijalankan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Palembang, secercah harapan mulai terwujud. Proses pembongkaran rumah tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Palembang, Kgs. M. Ridwan Nawawi, sebagai langkah awal menuju pembangunan rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk dihuni.

Dalam kesempatan itu, Kgs. M. Ridwan Nawawi menegaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk nyata amanah umat yang harus disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

"Ini bukan sekadar merobohkan tembok tua, melainkan mewujudkan amanah umat yang harus dikembalikan kepada mereka yang paling membutuhkan. Bukan sekadar batu dan bata, melainkan pesan tegas bahwa mereka tidak pernah dilupakan oleh sesama," ujarnya.

Kepedulian tersebut turut mendapat apresiasi dari Media Center Jurnalis Kertapati (MC-JK). Koordinator MC-JK, Herry, mengaku terharu melihat hadirnya perhatian yang begitu tulus bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Kami sungguh terenyuh melihat uluran tangan yang begitu lembut ini. Di saat banyak hal terasa berat bagi masyarakat kecil, hadirlah perhatian yang tak sekadar membangun dinding, tetapi juga membangun kembali harapan yang sempat runtuh perlahan," ungkapnya.

MC-JK juga menyampaikan doa dan harapan agar Ketua BAZNAS Kota Palembang beserta seluruh jajaran senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalankan amanah melayani masyarakat.

Semoga rumah yang kelak berdiri kokoh untuk Ibu Rusdiana menjadi simbol hadirnya kepedulian sosial yang nyata, sekaligus bukti bahwa zakat yang dikelola dengan baik mampu menghadirkan perubahan dan mengembalikan senyum harapan bagi mereka yang membutuhkan.

(Tim)