GUNUNGSITOLI, ATENSINEWS.co – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun 2026 melakukan kunjungan kerja ke Kodim 0213/Nias, Rabu (24/6/2026), guna meninjau secara langsung progres pelaksanaan berbagai program pembangunan yang sedang berlangsung di wilayah Kepulauan Nias.

Kunjungan tersebut dipimpin Brigjen TNI Fadjar Tjahyono, S.I.P., didampingi Letkol Czi Elvis Riswantoro, S.T., Kapten Cpn R. Aries Munandar, S.T.Han., M.Si., serta Peltu Ade Dermawan. Kehadiran rombongan disambut Komandan Kodim 0213/Nias Letkol Inf Saampe T. Butar Butar, S.I.P., bersama Kasdim, para perwira staf, Kazidam Sibolga, serta para Danramil jajaran.

Setibanya di Makodim 0213/Nias, Ketua Tim Wasev menerima penghormatan dari Pos Jaga Kesatriaan dan hormat jajar sebelum mengikuti paparan mengenai perkembangan pelaksanaan program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun 2026.

Dalam paparannya, Dandim 0213/Nias menjelaskan bahwa program tersebut mencakup berbagai pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat yang tersebar di seluruh Kepulauan Nias. Sejumlah sasaran utama yang tengah dikerjakan meliputi pembangunan lima unit Jembatan Bailey, 14 unit Jembatan Aramco, lima unit jembatan perintis, empat unit jembatan beton, rehabilitasi 50 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan 139 titik sumur bor, rehabilitasi enam rumah ibadah, rehabilitasi sembilan gedung sekolah, pembangunan dua ruas jalan, dua titik pipanisasi air bersih, dua unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah 3T, serta penanaman 5.000 pohon.

Selain sasaran utama, program tersebut juga mencakup sejumlah sasaran tambahan berupa pembangunan tiga unit jembatan perintis, empat unit Jembatan Bailey, dan dua unit jembatan beton di berbagai lokasi.

Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun 2026 juga menghadirkan program sosial kemasyarakatan, antara lain operasi bibir sumbing, operasi katarak, pemberian kaki palsu bagi penyandang disabilitas, serta pembinaan karakter generasi muda melalui program Kadet Korps Republik Indonesia (KKRI) yang diikuti 250 pelajar tingkat SMA/sederajat.

Dalam arahannya, Brigjen TNI Fadjar Tjahyono menegaskan bahwa TNI memiliki peran strategis dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang berdampak langsung pada kebutuhan warga.

“Kita memiliki potensi yang sangat besar untuk berbuat dalam membangun dan menyejahterakan masyarakat. Saya meyakini seluruh personel Satgas telah bekerja maksimal dan memberikan yang terbaik dalam pelaksanaan program ini,” ujarnya.

Menurutnya, kunjungan Tim Wasev tidak hanya bertujuan melakukan pengawasan, tetapi juga membangun komunikasi dan koordinasi dengan satuan pelaksana di lapangan guna mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi selama proses pengerjaan.

“Kehadiran kami di sini untuk bersama-sama mencari solusi terhadap berbagai pekerjaan yang masih dalam tahap penyelesaian. Dengan waktu yang tersedia, seluruh sasaran harus dimaksimalkan agar hasilnya optimal dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Sebagai Koordinator Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Utara, Brigjen TNI Fadjar Tjahyono juga menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung penyelesaian program agar target pembangunan dapat tercapai tepat waktu dan sesuai harapan.

Melalui kegiatan pengawasan dan evaluasi ini, TNI AD berharap pelaksanaan Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun 2026 di Kepulauan Nias dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan konektivitas wilayah, akses pelayanan dasar, serta kesejahteraan warga di daerah terpencil dan terluar.

(Nota Ziliwu)