NIAS
SELATAN, ATENSINEWS.co –
Personel Satuan Tugas (Satgas) Karya Bakti (Karbak) TNI AD untuk Rakyat Tahun
2026 merampungkan pembangunan bronjong di lingkungan SMP Negeri 5 Mazo, Desa
Tafulu, Kecamatan Mazo, Kabupaten Nias Selatan, Kamis (18/6/2026).
Pembangunan
bronjong tersebut menjadi salah satu sasaran fisik program Karya Bakti TNI AD
dengan panjang mencapai 85 meter yang mengelilingi kawasan sekolah.
Infrastruktur ini dibangun untuk melindungi lingkungan sekolah dari ancaman
erosi, longsor, serta luapan Sungai Susua yang selama ini kerap mengganggu
aktivitas belajar mengajar saat debit air meningkat.
Bronjong
berfungsi sebagai struktur penahan tanah dan penguat lereng yang mampu
mengurangi risiko kerusakan lingkungan sekolah akibat gerusan air sungai.
Keberadaannya juga diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam
mengantisipasi dampak banjir yang selama bertahun-tahun menjadi persoalan bagi
warga sekolah.
Pembangunan
tersebut merupakan bagian dari program Karya Bakti TNI AD yang bertujuan
mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan,
khususnya fasilitas publik yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.
Kepala
SMP Negeri 5 Mazo, Fadanaso Giawa,
menyampaikan apresiasi atas rampungnya pembangunan bronjong yang dinilai sangat
penting bagi keberlangsungan kegiatan pendidikan di sekolah yang dipimpinnya.
“Pembangunan
bronjong sepanjang 85 meter yang mengelilingi sekolah ini sangat bermanfaat.
Selain berfungsi sebagai dinding penahan tanah dan penguat lereng, bronjong ini
juga mampu menahan luapan Sungai Susua yang selama ini sering masuk ke halaman
sekolah ketika debit air meningkat,” ujar Fadanaso.
Ia
mengatakan, sebelum pembangunan dilakukan, kondisi sekolah kerap terancam
ketika musim hujan tiba. Luapan sungai tidak hanya merusak lingkungan sekolah,
tetapi juga berpotensi mengganggu proses belajar mengajar.
Dengan
selesainya pembangunan bronjong tersebut, lingkungan SMP Negeri 5 Mazo kini
diharapkan menjadi lebih aman, nyaman, dan kondusif bagi para siswa maupun
tenaga pendidik. Selain memperkuat perlindungan terhadap fasilitas sekolah,
keberadaan bronjong juga memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar yang
selama ini terdampak oleh erosi dan luapan sungai.
Rampungnya
pekerjaan ini sekaligus menjadi wujud keterlibatan TNI dalam mendukung
pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, khususnya
di sektor pendidikan, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung
lebih optimal tanpa dibayangi ancaman bencana alam.
(Nota Ziliwu)


0 Komentar