Ribuan Massa menggelar Aksi Damai Didepan Kantor Bupati Muba

Musi Banyuasin - Atensinews.co.

‎Ribuan massa yang yang tergabung bersama Ormas Pemuda peduli pengangguran atau PPP melaksanakan aksi damai didepan kantor Bupati Musi Banyuasin berlangsung lancar dan tertib.

‎Adapun tuntutan dari massa aksi tersebut adalah agar pemerintah Musi Banyuasin melegalkan penyulingan atau refinery yang selama ini menjadi sumber pencarian untuk menafkahi keluarga mereka.

‎Ada ribuan keluarga bahkan lebih yang mengganrungkan hidup mereka dari pencaharian dengan menjadi kuli atau pengolahan bahan bakar minyak ini.
‎Jika ini ditutup, akan ada begitu banyak keluarga, orang tua dan anak anak yang pasti menderita karena mata pencaharian orang tua meraka di tutup.
‎Bayangkan , jika begitu banyak keluarga yang menderita, apakah Pemerintah akan bertanggung jawab dengan memberi mereka makan atau setidaknya memberi solusi pekerjaan bagi mereka yang sudah tidak lagi bekerja sebagai mengolah minyak itu.

‎Saat ini sudah sangat banyak masyarakat Musi Banyuasin dan sekitarnya yang benar benar teebantu secara ekonomi dengan adanya kegiatan penyulingan minyak di daerah mereka.
‎Meskipun ada pihak yang mengatakan mereka ilegal, namun di sisi lain, mereka merupakan bagian dari penggerak ekonomi yang memberikan kontribusi buat masyarakat, terlebih kepada masyarakat kelas bawah.

‎Dengan adanya penyulingan itu, masyarakat yang sebelumnya tidak bekerja dan tidak berpenghasilan, dengan menjadi pengolah atau pengangkut minyak, mereka sudah mendapatkan upah, yang berarti dengan upah  tersebut mereka bisa membeli beras untuk makan keluarganya. 

‎Dalam orasinya,  Aidil atau yang akrab disapa uju Idul ini meminta kepea pemeritahan Kabupaten Musi Banyuasin agar segera membuatkan perda atau aturan yang bisa melegalkan usaha refinery yang sudah banyak membantu masyarakat penggangguran itu. Bahkan usaha itu telah banyak menolong di bidang ekonomi masyarakat.
‎Ketua Umum Ormas PPP ini juga meminta kepada pemerintah agar bertindak adil kepada masyarakat dalam segala hal.
‎Jangan hanya butuh masyarakat saat pemilihan saja ungkap nya dalam orasi yang dimainkan oleh ribuan massa itu.

‎" Kami berharap kepada pemerintah Musi Banyuasin agar membantu kami  untuk melegalkan usaha refinery ini, karena sangat banyak masyarakat yang menggantungkan hidup dari menjadi pemasak minyak atau jadi pengangkut minyak di sini " . Ucap Rudi, salah saru massa yang ikut aksi damai hari ini di depan kantor Bupati Musi Banyuasin ini.

‎Masih menurut Rudi,
‎" Coba lihat , dan renungkan pakn, apabila kegiatan refinery ini ditutup, berapa banyak keluarga yg terancam kelaparan karena tidak bisa lagi ikut bekerja disana. Dan ada berapa banyak anak anak yg tidak bisa sekolah karena orang tua mereka sudah tidak bisa membiayai mereka kerena pekerjaan mereka dihentikan. Sementara pemerintah tidak memberikan solusi bagi kami yang tidak lagi bekerja ini pak " . Tutup nya dengan wajahnya sedih.

‎Kita berharap agar pemerintah memberikan solusi terbaik buat masyarakat Musi Banyuasin ini. Atau melegalkan kegiatan mereka dengan memberi regulasi tata cara pengolahan yang aman dan berkualitas.

‎Sebab, bagaimanapun juga, masyarakat butuh makan dan hidup layak . Apa lagi  ditengah himpitan ekonomi dan makin mahalnya harga bahan pokok saat ini.

‎(Ari widadi)

0 Komentar