Payakumbuh - Atensinews.co.
Informasi Berawal dari Tender Perencanaan Pembangunan Pasar Ibuh Blok Barat yang dimenangkan Perusahaan Asal Kota Pekanbaru (Riau), dari sanalah keresahan Pedagang mulai mencuat.
Ya, CV.Citratama Arsitektur dicurigai sengaja diatur untuk menang tender Perencanaan senilai ±Rp 400 Juta.
Lalu CV.Citratama Arsitektur diumumkan sebagai Pemenang oleh Dinas Koperasi dan Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) yang membawa Pasar Ibuh, sekaligus "sukses" menyisihkan 9 Rekanan Lokal, termasuk Perusahaan Milik Ketua Arsitek Sumatera Barat, PT.ATK.
Sementara itu Rencana Rekonstruksi Pasar Ibuh Blok Barat ditentang mayoritas pedagang sambil bersenandung,
"Yang "Sakit" itu Pasar Inpres Blok Barat dan sangat butuh rekonstruksi pasca kebakaran, tapi Kenapa Pasar Ibuh Blok Barat yang di obati?" Ini sama saja memberi obat kepada orang yang sehat" Koor mereka dari Lapak-lapak yang sepi pembeli.
Terang saja Symponi keresahan langsung saja bersahut-sahutan dari 270-an Pedagang Pasar Ibuh Blok Barat atas Rencana Pemerintah Kota Payakumbuh yang akan merekonstruksi Bangunan Pertokoan Pasar Ibuh Blok Barat, Pinta mereka jelas tunda atau batalkan saja rencana tersebut.
Menurut Pedagang, Pasar Tradisional yang dibangun tahun 2009 lalu tersebut dianggap masih layak untuk digunakan sebagai Pusat Perekomian mereka.
Mewakili Suara Pedagang, Ketua Pokja (Kelompok Kerja) Pedagang Pasar Ibuh Dedi Hendri (Hend-daging) di Lapaknya Kamis 30/4 mengatakan,
"Mewakili Pedagang kami perlu menegaskan bahwa Kami Para Pedagang tidak menolak Pembanguan tetapi Kami Meminta Pemko untuk Mengkaji Ulang Azaz Manfaat Pembangunan Pasar yang baru" pinta nya.
"Perlu juga dipikirkan dampak Ekonomi dan Sosial yang akan dialami Pedagang yang dimulai semenjak Perencanaan, Pembangunan dan Pasca Pembangunan" Tukuknya.
Secara Spesifik Hen Mengurai :
Perencanaan : disaat perencanaan saja kami sudah mendengar keresahan yang menjalar disetiap Pedagang, secara Psikologis jelas kami terguncang bagaimana nasib kami kedepan" imbuh Hen.
Pembangunan:
Untuk masa Pembangunan, Perkiraan kami mulai dari Meruntuhkan, Membangun dan Finishing itu akan membutuhkan waktu 1 tahun Anggaran, Pertanyaan kami : Dimana Kami akan memperjuangkan Ekonomi (Pedagang) Keluarga kami yang sudah dirintis bertahun-tahun yang lalu?
Pasca dibangun :
Bagaimana pula dengan Pelanggan-pelanggan tradisional kami yang telah membangun ikatan ekonomi dalam simbiosis mutualisme sejak dulu?
Siapa yang bisa menjamin Pelanggan Kami tidak akan lari Ke Pedagang lain?
Ini jelas ancaman yang nyata bagi keberlanjutan Ekonomi kami?" Tutupnya.
Kepala Dinas Koperindag Faisal saat dimintai keterangan tentang Rencang Rekonstruksi Pasar Ibuh Blok Barat, belum memberikan tanggapan.
Idem dengan Walikota Payakumbuh Dr.Zulmaeta yang sedikit "kalem" alias dibaca tapi tak digubris Pertanyaan Media ini, Kamis 30/4.
( Tim )


0 Komentar