Jakarta - Atensinews.co.
Pemerintah terus mempercepat proses pemulihan pasca bencana di beberapa daerah, dengan fokus pada pembangunan hunian tetap (huntap) dan perbaikan infrastruktur. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) menyatakan bahwa pemulihan pasca bencana diukur melalui beberapa indikator, seperti fungsi pemerintahan, infrastruktur jalan dan jembatan, layanan kesehatan dan pendidikan, aktivitas ekonomi masyarakat, serta pemenuhan kebutuhan dasar seperti listrik, air bersih, dan jaringan komunikasi.
Beberapa daerah yang terdampak bencana menunjukkan kemajuan signifikan, seperti Sumatera Barat, di mana 13 dari 16 kabupaten/kota terdampak telah berjalan relatif lancar. Sumatera Utara juga menunjukkan kemajuan, meskipun masih ada beberapa wilayah yang membutuhkan perhatian khusus. Sementara itu, Aceh masih memerlukan penanganan intensif di beberapa daerah, seperti Aceh Tamiang.
"Pemerintah memprioritaskan pembangunan huntap untuk menggantikan hunian sementara (huntara) dan memperbaiki infrastruktur jalan, jembatan, serta fasilitas umum lainnya," ujar Menko PMK.
Proses pemulihan diperkirakan akan berlangsung hingga tiga tahun ke depan. Kementerian Pekerjaan Umum telah turun tangan untuk menangani gangguan akses jalan, dan pemerintah mengapresiasi sinergi berbagai pihak yang bekerja sama dalam pemulihan pasca bencana.
Namun, masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, seperti normalisasi sungai, perbaikan lahan pertanian dan tambak, serta pembangunan infrastruktur permanen.
(Tim)


0 Komentar