Palembang – Atensinews.co.
Potret kehidupan penuh keprihatinan dialami pak Yusup , seorang duda lanjut usia kurang lebih ( 67 thn ) yang tinggal di kawasan Jln.melati jaya , kelurahan keramasan, RT.28 RW 06 , Kelurahan Keramasan , Kecamatan Kertapati, Palembang. 29 / 04 /2026 . Di usia senjanya, ia harus tegar menjalani hidup bersama istri dan anak di tinggal di rumah dinding nya sudah banyak yang rapuh dan atap bocor .
Kondisi rumah pak yusup, jauh dari kata layak huni. Dinding papan pun sudah banyak yang rapuh dan terlepas, atap rumah banyak yang sudah hampir lepas hingga setiap kali hujan deras air masuk dan membasahi seisi rumah. Saat malam, udara dingin menembus ke dalam rumah, membuat penghuni harus bertahan dengan segala keterbatasan. Perabotan rumah pun tampak seadanya, berserakan di sudut-sudut ruangan.
Kehidupan pak yusup semakin berat karena salah satu anaknya , sehingga tidak dapat membantu menopang kebutuhan keluarga. Dengan kondisi ekonomi serba pas-pasan, ia hanya bisa bertahan hidup dengan upaya sederhana.
“Kami tinggal di rumah ini seadanya, dindingnya sudah banyak yang lepas. Kalau hujan deras, air masuk ke dalam rumah. Saya hanya bisa pasrah,” pak Yusup . dengan mata berkaca-kaca.
Pak bahusin turut prihatin melihat kondisi adek kandung saya pak Yusup . kelurahan keramasan , menyampaikan bahwa pihak terkait akan menindaklanjuti atas bantuan nya kepada pak Yusup yang selama ini diderita nya sakit stroke .
“ ibu sawalia Sebagai Ketua RT 28 , RW 07 saya dan warga sekitar merasa sangat prihatin melihat kondisi bapak pak Yusup sekarang ini sedang mengalami sakit stroke sudah lama , kurang lebih sudah 2 tahun , ini yang tidak bisa berjalan lagi . Beliau sudah lanjut usia, dan juga untuk , yang masih harus berjuang di masa tuanya ada lima orang anak yang satu blm berkeluarga dan empat sudah ber rumah tangga / . kerja nya sehari - hari buruh harian lepas untuk menafkahi ayah dan ibu nya, dengan segala keterbatasan. Rumah yang beliau tempati memang sudah tidak layak huni lagi, dindingnya rapuh, atapnya bocor, dan setiap kali hujan deras air masuk ke dalam rumah dan hampir roboh . Tentu kondisi seperti ini sangat tidak layak bagi seorang lansia.
Kami selaku dari pihak ketua RT 28 sudah berembuk dengan warga dan para tokoh masyarakat secepatnya akan mengajukan permohonan bantuan kepada pemerintah, Harapan kami, pemerintah dapat memberikan perhatian khusus sehingga rumah pak yusup bisa segera diperbaiki agar beliau dapat tinggal dengan lebih nyaman dan aman.
Selain itu, kami juga mengajak masyarakat, khususnya para dermawan dan pihak-pihak yang memiliki rezeki lebih, agar ikut membantu meringankan beban pak yusup . Kepedulian sekecil apapun akan sangat berarti bagi beliau. Semoga dengan kebersamaan dan kepedulian kita semua, pak yusup , yang bisa menjalani sisa hidupnya dengan lebih layak dan bahagia,” ungkap pak bahusin .
Kisah pak yusup menjadi cermin nyata bahwa masih banyak masyarakat kecil yang membutuhkan uluran tangan, kepada pihak darmawan khususnya kaum lansia yang berjuang hidup dalam keterbatasan di tengah masyarakat ..
( Tim )


0 Komentar