Bandar Lampung - Atensinews.co.
Yansori Zaini, orang tua korban pungli, mendatangi kantor BKD Kota Bandar Lampung bersama rombongan untuk menuntut penyelesaian kasus pungli yang dialami oleh anaknya. Ia didampingi oleh H. Arman dan Herman, Sekretaris GRIB Provinsi Lampung, yang menegaskan bahwa mereka siap menunggu hasil investigasi hingga hari Senin.
"Kami siap mati dan menanggung resiko dalam mempertahankan harga diri dan hak-hak kami," ungkap Yansori Zaini dengan suara lantang.
Kasus pungli ini diduga terjadi dalam proses perekrutan tenaga honorer di salah satu dinas bawah pemerintah kota pada akhir tahun 2024. BKD Kota Bandar Lampung telah menyerahkan data lengkap terkait perekrutan kepada inspektorat dan berjanji untuk menerapkan sistem verifikasi ganda dan monitoring real-time untuk mencegah praktik tidak benar.
"Saya percaya pak Kadis BKD orang baik jadi kami akan menunggu jawaban tersebut sampai hari senin," ungkap H. Arman.
Kepala Dinas BKD, Bapak Zulkipli, menyambut baik kunjungan dan berkomitmen untuk bekerja sama dalam menindaklanjuti kasus tersebut. Pihak BKD akan mengumpulkan bukti tambahan dan menyusun pedoman panduan perekrutan yang transparan dan bebas dari pungli. Hasilnya diharapkan dapat segera diumumkan paling lambat hari Senin.
(Tim)


0 Komentar