![]() |
| Foto: Pelaksanaan pembangunan jembatan gantung perintis garuda di Sungai Sawo, Desa Sanawuyu, Kecamatan Sawo, Kabupaten Nias Utara pada Selasa (10/2/2026) |
NIAS,
ATENSINEWS.co - Kodim 0213/Nias melaksanakan kegiatan Karya Bakti TNI melalui pembangunan Jembatan Gantung (Perintis Garuda) di dua wilayah berbeda
di Kepulauan Nias. Program ini menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam
memperkuat konektivitas wilayah, membuka akses ekonomi, serta meningkatkan
kualitas hidup masyarakat pedesaan.
Pembangunan jembatan
pertama dilaksanakan di Sungai Moro’o, Desa Ononamolo III, Kecamatan Mandrehe Barat, Kabupaten Nias Barat.
Kegiatan lanjutan pembangunan ini dilaksanakan pada Selasa
(10/2/2026) oleh Personel Koramil
08/Mandrehe di bawah
pimpinan Danramil
08/Mandrehe, Lettu Inf Usman Efendi, bersama personel Yon TP 903/Baluseda serta warga setempat.
Jembatan gantung
Perintis Garuda tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat
yang selama ini bergantung pada jalur sungai tanpa sarana penyeberangan
permanen. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas
warga, terutama untuk akses pendidikan, pelayanan kesehatan, serta distribusi
hasil pertanian.
Sementara itu, di Kabupaten Nias Utara, kegiatan serupa juga dilaksanakan di Sungai Sawo, Desa Sanawuyu, Kecamatan Sawo. Pembangunan jembatan gantung di wilayah ini dilaksanakan oleh Personel Koramil 06/Tuhemberua yang dipimpin Plt. Danramil 06/Tuhemberua, Peltu Desiman Waruwu, bersama personel Yon TP 903/Baluseda dan masyarakat setempat, pada hari yang sama.
Komandan Kodim 0213/Nias
melalui jajaran pelaksana di lapangan menegaskan bahwa program Karya Bakti TNI
bukan semata kegiatan fisik pembangunan, melainkan juga bagian dari strategi pembangunan teritorial untuk memperkuat kemanunggalan TNI
dan rakyat. Sinergi antara prajurit dan masyarakat menjadi fondasi penting
dalam mempercepat pemerataan pembangunan di daerah tertinggal dan terluar.
Partisipasi aktif
warga dalam setiap tahapan pembangunan menunjukkan tingginya kepercayaan publik
terhadap peran TNI sebagai mitra pembangunan. Selain mempercepat penyelesaian
pekerjaan, keterlibatan masyarakat juga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung
jawab bersama dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur yang dibangun.
Melalui pembangunan
dua jembatan gantung Perintis Garuda ini, Kodim 0213/Nias berharap akses
antarwilayah semakin terbuka, ketimpangan infrastruktur dapat ditekan, serta
roda perekonomian desa dapat bergerak lebih dinamis. Program ini sekaligus
menjadi wujud nyata kehadiran negara hingga ke wilayah paling pinggir, melalui kerja
konkret dan kolaboratif antara TNI dan rakyat.
(Nota Ziliwu)



0 Komentar